cara optimalisasi seo

Halo sobat, ketika membuat konten di website untuk keperluan edukasi, promosi, memberikan hiburan atau yang lainnya, optimasi website merupakan hal yang perlu diperhatikan. Dengan optimasi, trafik website akan meningkat sehingga website anda bisa dijangkau oleh banyak orang. Selain itu, ranking website juga akan naik sehingga bisa muncul di halaman pertama pada pencarian Google. Cara untuk mengoptimasi website tersebut adalah dengan teknik SEO.

SEO atau Search Engine Optimization merupakan suatu cara atau tindakan untuk mengoptimalkan sebuah website agar bisa muncul pada halaman pertama mesin pencari seperti Google, Yahoo, Duckduckgo dan lain-lain. SEO sendiri memiliki dua jenis yaitu SEO on-page dan SEO off-page. Berikut ini adalah tips-tips untuk mengoptimalkan sebuah website dengan SEO berdasarkan jenisnya.

 

A. Tips Optimalisasi dengan SEO On Page

 

SEO on-page merupakan suatu langkah optimasi yang berfokus pada faktor-faktor yang ada dalam konten. Langkah optimasi tersebut untuk mendukung kualitas konten yang diterbitkan sehingga mudah di pahami oleh pembaca. Selain itu, untuk memudahkan mesin pencari dalam memahami konteks konten dan relevansinya terhadap kata kunci yang dicari. Tips untuk optimalisasi dengan SEO on-page adalah sebagai berikut.

1. Bangun Website Mobile-Friendly

Melansir dari kompas.com, berdasarkan riset yang berjudul 2020 Digital Trends yang dilakukan oleh SimiliarWeb, disebutkan bahwa sejak 2017 hingga 2019 trafik web yang berasal dari perangkat mobile meningkat 30,6 persen. Selain itu, menurut riset terbaru diprediksi bahwa pada tahun 2025 nanti 73 persen pengguna internet menggunakan smartphone sebagai device sehari-harinya.

Berdasarkan hal tersebutlah mengapa sobat harus membangun website yang mobile friendly karena berpengaruh besar terhadap user experience atau pengalaman pengguna. Pada tahun 2019 yang lalu google juga telah merilis mobile-first indexing untuk menilai sebarapa mobile friendly suatu website.

Untuk mengetahui seberapa mobile friendly suatu website, anda bisa menggunakan tool yang telah dikembangkan oleh Google yaitu Google Mobile-Friendly Test. Jika hasilnya website anda belum teroptimasi secara optimal bisa mengikuti langkah-langkah yang diberikan langsung oleh Google melalui tool tersebut.

2. Terapkan Metode E-A-T Dalam Konten

Seiring berjalannya waktu, konten yang berada di internet semakin banyak. Oleh karena itu, untuk menentukan mana konten yang berkualitas yang memang dibuat oleh profesional atau konten yang asal dibuat saja, Google harus mengeluarkan cara-cara terbaru. Oleh karena itu, Google merilis metode E-A-T. Dengan menerapakan metode tersebut dalam konten akan membuat website anda lebih dipercaya dan tentunya memiliki otoritas yang lebih tinggi untuk banyak orang. Lalu, apa itu E-A-T?

– Expertise

Expertise memaksa anda untuk memiliki pengetahuan dan keahlian yang baik dalam topik yang dibahas untuk dijadikan sebagai konten. Dengan pengetahuan yang baik tentunya akan menghasilkan konten yang berkualitas.

– Authority

Maksud dari authority disini adalah konten yang dibuat tidak hanya untuk dibaca oleh banyak orang saja, melainkan dapat juga menjadi acuan sumber informasi. Contohnya seperti dukref, semakin banyak orang yang mencari informasi digital bisnis di website dukref, maka google akan menyimpulkan bahwa dukref memiliki authority yang bagus dalam hal digital bisnis.

– Trustworthiness

Website yang dipandang memiliki informasi yang valid, dapat dipercaya dan tidak menyebar hoaks merupakan pengertian dari trustworthiness. Hampir sama dengan authority, trustworthiness memberikan penilaian terhadap validnya informasi yang diberikan sehingga meningkatkan kepercayaan dari pembaca.

3. Optimasi Featured Snippet Pada Konten

Feature snippet merupakan tampilan yang berupa ringkasan jawaban yang ada dalam kolom cuplikan di bagian atas halaman hasil penelusuran Google. Kolom cuplikan ini berisikan jawaban yang telah diringkas dari web page, judul halaman, tautan ke halaman, dan URL. Contohnya seperti gambar dibawah ini.

Mengapa hal tersebut bisa mengoptimasi SEO pada website? Menurut penelitian yang dilakukan oleh Google, mayoritas dari visitor akan mengunjungi website yang mendapatkan featured snippet karena dianggap memiliki kredibilitas yang tinggi sehingga bisa meningkatkan CTR pada website.

4. Sertakan Video Dalam Konten

Menurut hasil laporan yang dibuat oleh HubSpot perihal content marketing, 43 persen dari populasi pengguna internet menginginkan konten berupa video. Selain itu, menurut ramalan dari Cisco yang dipublikasikan oleh TechCrunch, menyatakan bahwa pada tahun 2021 video iklan akan jadi 80% sumber trafik di internet. Berdasarkan hal tersebutlah mengapa anda harus menyertakan video di dalam konten yang dibuat. Hal ini juga bisa membuat pengunjung menjadi lama berada di halaman artikel sehingga bisa mengurangi angka bounce-rate pada website.

5. Pencarian Suara Akan Menjadi Trend Baru

Perkembangan teknologi pada saat ini memberikan kebiasaan baru pada pengguna internet. Pencarian yang dulunya hanya bisa menggunakan text, dimasa sekarang ini pengguna sudah bisa melakukan pencarian di mesin pencari menggunakan suara. Fitur voice search terus dikembangkan oleh Google lewat Google Assistant untuk memberikan pengalaman yang lebih baik pada pengguna.

Diperkirakan sekitar 50 persen pencarian akan berbasis suara sehingga pengetikan akan berkurang. Maka dari itu, sebagai publisher anda harus mengoptimasi konten dengan long tail keyword. Agar ketika ada yang menggunakan keyword tersebut maka website anda akan muncul di halaman pertama hasil penelurusan Google.

6. Sertakan Gambar yang Relevan dan Menarik

Banyak pengguna Google yang menganggap bahwa gambar merupakan hal yang penting untuk sebuah artikel. Maka dari itu, tips selanjutnya yaitu menyertakan gambar yang relevan dengan informasi yang diberikan serta menarik bagi pengunjung. Lewat gambar yang informatif dan relevan dengan konten artikel akan menambah kredibilitas website sehingga berkesempatan untuk muncul di halaman pertama google.

Selain itu, untuk membuat website tersebut menjadi lebih SEO friendly, hal yang bisa anda lakukan adalah mengisi tag ALT pada gambar yang anda post sehingga Google mampu mengerti gambar tersebut tentang apa.

7. Tingkatkan Kecepatan Website

Ketika memerlukan informasi, pasti kita ingin mendapatkannya dengan cepat. Begitu pula jika mencarinya menggunakan Google. Apabila membuka website dan loading page nya lambat tentunya akan membuat pengunjung menjadi kesal dan meninggalkan website tersebut. hal ini akan berbahaya bagi website anda karena akan meningkatkan bounce-rate sehingga akan berdampak buruk pada kualitas SEO website.

Menurut riset yang dilakukan oleh Google, 53 persen pengunjung akan meninggalkan website yang loading page-nya mencapai lebih dari 3 detik. Oleh karena itu, anda harus waspada jika loading page website anda lebih dari 3 detik. Anda bisa mengeceknya dengan tools yang ada di Google.

 

B. Tips Optimalisasi dengan SEO Off Page

 

SEO off-page merupakan suatu langkah atau proses optimasi SEO yang dilakukan di luar konten atau website. Berbeda dengan SEO on-page yang berfokus pada faktor-faktor internal website, SEO off-page mengharuskan anda untuk berfokus pada optimasi faktor-faktor eksternal website. Faktor tersebut mulai dari inbound link/backlink sampai dengan share ke sosial media. Berikut ini adalah tips untuk mengoptimalisasi website dengan SEO off-page.

1. Backlink yang Berkualitas

Backlink merupakan faktor terpenting dalam SEO off-page sebab Google masih menggunakan page rank untuk menilai kuantitas dan kualitas backlink yang ada pada sebuah website. Meskipun beberapa profesional SEO mengatakan bahwa page rank telah kadaluwarsa. Namun, pada faktanya Google mengkonfirmasi bahwa masih menggunakan penilaian tersebut. Menurut laporan dari Ahrefs juga membuktikan bahwa backlink memiliki pengaruh yang kuat terhadap performa sebuah website di hasil pencarian.

Berdasarkan hal tersebut maka anda membutuhkan backlink yang berkualitas untuk meningkatkan optimasi SEO off-page website anda. Dalam penerapan backlink juga ada beberapa hal yang harus di perhatikan misalnya page authority, dofollow dan nofollow, anchor text, relevansi konten, dan juga trafik.

2. Manfaatkan Media Sosial

Melakukan branding di media sosial juga dapat meningkatkan trafik dari website anda walaupun bukan secara organik. Dengan melakukan branding dapat membantu anda mendapatkan penyebutan merek. Selain itu, sharing konten di media sosial juga bisa dilakukan untuk menjangkau pengunjung yang lebih banyak lagi sehingga meningkatkan trafik dan konten website anda bisa menjadi acuan informasi untuk konten-konten feed di media sosial.

3. Manfaatkan Layanan Google Bisnisku

Siapa pun yang mempunyai bisnis, dapat mendaftarkan bisnisnya di Google Bisnisku. Layanan listing bisnis ini diberikan secara gratis oleh Google. Dengan memanfaatkan layanan ini dapat meningkatkan kualitas SEO off-page website anda, khususnya untuk lokal SEO.

Mendaftarkan bisnis di Google Bisnisku bisa membuat bisnis anda semakin mudah untuk muncul di hasil penelusuran lokal. Ditambah lagi bisnis anda juga akan muncul di Google Maps. Dengan memanfaatkan layanan ini juga membuat bisnis anda berkesempatan untuk muncul di kotak snack pack hasil pencarian Google.


Penutup

Itulah beberapa tips terupdate mengenai optimasi website dengan SEO on-page maupun SEO off-page. Algoritma Google yang tiap tahunnya berubah membuat strategi SEO yang dilakukan juga berubah-ubah. Maka dari itu, anda harus senantiasa untuk memperbarui teknik SEO yang diterapkan pada website anda agar bisa selalu tampil di halaman pertama pencarian google. Anda dapat memanfaatkan jasa SEO di Dukref Production agar website Anda tetap eksis.

Ditulis oleh Ferizco Agni Melenio, Member Rekan Dukref Production