Mari Pahami Makna Bentuk, Garis, dan Tulisan dalam Logo

Mari Pahami Makna Bentuk, Garis, dan Tulisan dalam Logo

(Foto : Pixabay.com)

 

Membuat desain logo, tentu merupakan tantangan tersendiri bagi para desainer karena logo desain yang mereka buat tak boleh hanya sekedar bagus secara visual mata saja, melainkan juga harus memiliki makna dan nilai estetikanya. Bagaimana logo yang dibuat mampu menyampaikan pesannya dengan baik, untuk menciptakan hal tersebut ada beberapa hal yang harus diperhatikan.

Garis

Garis merupakan gabungan antara satu titik dengan titik lainnya yang dibuat menyatu dan memanjang. Jika dalam dunia senirupa garis berperan untuk mengungkapkan suasana sekitar, maka garis dalam desain grafis juga memiliki makna dan peran tersendiri. Jika garis berbentuk lengkung maka garis tersebut melambangan sebuah keanggunan. Jika garis lurus, maka garis tersebut melambangkan kekuatan. Apabila garis zigzag, maka garis tersebut melambangkan arti semangat yang membara, dan apabila garis horizontal, maka garis tersebut melambangkan arti ketenangan, namun jika garis diagonal, maka garis tersebut melambangkan arti kedinamisan.

Bentuk

Jika tidak ada bentuk, maka logo tidak akan memiliki makna. Pada desain, bentuk memiliki peran yang penting, dimana dengan adanya bentuk mampu memberikan makna atau pesan yang mampu mengubah rasa emosional yang melihatnya menjadi baik. Dalam desain bentuk terbagi menjadi dua, bentuk dua dimensi, dan tiga dimensi. Contoh bentuk dua dimensi bisa dilihat dari berbagai produk yang bisa dipajang seperti banner, poster, logo, dan lain sebagainya. Nah untuk bentuk tiga dimensi bisa dilihat dari berbagai contoh karya yang sudah ada seperti candi, relief, dan lain sebagainya. Dalam desain sendiri terdapat beberapa bentuk, dan masing-masing memiliki makna tersendiri.

Jika bentuk oval, maka makna yang digambarkan adalah sebuah persahabatan, dan daya tahan. Namun jika bentuk lingkaran, maka makna yang digambarkan adalah adalah sesuatu yang abadi. Jika bentuk segitiga, maka makna yang digambarkan adalah kewibawaan ataupun kemaskulinan.

Tulisan

Tulisan ataupun setiap huruf yang digambarkan melalui typografi dalam desain juga menjadi salah satu komponen penting. Dengan adanya typografi, siapapun yang melihat logo tersebut tentu akan merasakan kenyamanan tersendiri. Dalam membuat typografi seorang desainer harus pintar memilih dan memilahnya, jika jenis huruf yang dipilih tidak jelas, maka ini akan membuat orang kesulitan memahami dan tentu menjadi malas melihatnya. Pilihlah typografi yang enak dipandang, karena dengan pilihan typografi yang tepat, desain logo yang dibuat tentu akan lebih menarik, dan membuat para pembacanya lebih memahami makna dari logo tersebut.

Nah itulah beberapa hal dasar yang harus kamu perhatikan dalam pembuatan logo. Ingat ya, tanpa adanya hal-hal tersebut tentu logo yang dibuat tidak akan bermakna. Tanpa makna yang jelas, tentu juga akan mempengaruhi minat dan daya tarik orang-orang yang melihatnya.

Yuk Intip Tips Apa Saja yang Bisa Buat Desainmu Menarik

Yuk Intip Tips Apa Saja yang Bisa Buat Desainmu Menarik

(Foto : Pixabay.com)

Dalam proses mendesain, kamu pasti pernah ada dititik kebingungan harus membuatnya seperti apa. Lalu untuk membuat desainmu menarik, kamu mencoba berbagai cara mencoba berbagai warna dan menambah berbagai elemen agar desainmu terkesan ramai dan berwarna. Namun tahukah kamu, bahwa hal tersebut justru bisa saja membuat hasil desain tak menarik loh. Eits, tapi jangan khawatir Dukref Production akan membantumu memberikan tips-tips agar desainmu tak hanya menarik, namun juga informatif loh, yuk simak

Tak perlu ribet, buatlah desain sederhana namun mudah diingat.

Kamu pernah pergi ke mall bukan? Pernah juga melihat berbagai logo barang branded dan ternama kan? Coba perhatikan, dari semua logo brand dan merek-merek produk yang terkenal itu pasti memiliki ciri logo yang simpel namun elegan. Setiap logo yang mereka miliki tak memiliki banyak elemen, namun mudah diingat dan dipahami setiap orang yang melihatnya. Nah itulah salah satu trik yang harus kamu coba ya. Buatlah desain yang simpel, tak perlu ribet memasukan berbagai elemen dalam desainmu, yang terpenting desain tersebut mampu membuat orang-orang memahami artinya dan mudah untuk diingat ya.

Gunakan paduan warna yang tepat

Dalam membuat desain, kamu harus tahu terlebih dahulu tujuan dari pembuatan desain. Contoh, jika desain yang dibuat untuk kartu ucapan ulang tahun, maka sebisa mungkin pilihlah warna-warna yang memberikan kebahagiaan dan semangat ya. Namun sebaliknya jika kamu ingin membuat desain yang berkaitan dengan sesuatu yang horor kamu bisa pilih warna-warna yang gelap. Pemilihan dan pemaduan warna ini perlu kamu perhatikan ya, karena ini akan sangat berpengaruh pada mood para penikmat desain loh.

Buatlah desain versi dirimu sendiri

Kalau kamu kebingungan dalam membuat desain, kamu bisa mencari berbagai referensi dari internet. Namu, hal yang perlu digaris bawahi adalah jangan sampai kamu menjiplak keseluruhan ya. Buatlah desain versi dirimu sendiri, tak apa berbeda ataupun menghasilkan sesuatu yang baru. Selama kamu bisa membuatnya semenarik mungkin, desainmu juga pasti akan dilirik orang. Buatlah sekreatifmu ya, agar orang semakin tertarik untuk melihat desainmu, dan siapa tahu nantinya jasa desainmu akan digunakan oleh orang lain ataupun perusahaan besar.

Nah itu beberapa tips yang bisa kamu coba, agar desain yang kamu buat bisa lebih menarik dan informatif ya. Tak perlu khawatir jika desainmu saat ini masih jelek yang terpenting jangan berhenti untuk belajar dan berlatih ya. Banyak tutorial dari youtube ataupun internet yang bisa membantumu belajar secara otodidak, jadi jangan patah semangat.

Inilah Prinsip Dasar Desain Grafis yang Harus Kamu Perhatikan

Inilah Prinsip Dasar Desain Grafis yang Harus Kamu Perhatikan

(Foto : Pixabay.com)

Dalam membuat desain tentu tidak boleh sembarangan, ada poin-poin yang harus diperhatikan agar desain yang dibuat bisa menarik dan berkualitas. Nah hal yang harus kamu perhatikan dalam membuat desain adalah prinsip-prinsip yang terdapat pada desain. Kira-kira seperti apa ya? Yuk simak pembahasannya.

Garis

Garis adalah unsur dasar dalam desain grafis. Garis merupakan penguhubung antara satu titik ke titik lainnya agar membentuk berbagai garis seperti horizontal,vertikal, diagonal, zigzag, dan lain-lain. Dalam membuat garis pada suatu desain, kamu membutuhkan kemampuan agar desain yang dibuat  memiliki bentuk yang bernilai dan membuat mata nyaman saat memandangnya .

Bidang

Bidang merupakan unsur dasar desain yang memiliki ukuran lebar dan tinggi, contohnya seperti bentuk persegi, persegi panjang, dan lainnya. Dalam desain, bidang terbagi menjadi dua yaitu bidang geometris, dan non geometris. Perbedaan yang terdapat pada dua bidang ini terletak pada kesannya, pada bidang non geometris berperan memberikan kesan yang tidak formal, serta dinamis pada desain yang dihasilkan. Sebaliknya, bidang geometris berperan memberikan kesan yang tidak formal.

Ukuran

Ukuran merupakan unsur dasar desain yang berkaitan dengan panjang pendek, tinggi rendah, serta besar kecilnya suatu objek. Untuk menarik minat orang-orang, ukuran suatu objek tertentu pada gambar harus ditonjolkan dan disesuaikan dengan gambar maupun pendukung lainnya.

Tekstur

Tekstur merupakan unsur desain yang berkaitan dengan tampilan gambar, contohnya seperti gambar yang memiliki tekstur kasar ataupun halus. Tekstur ini biasanya akan membantu memberik kesan kontras dan seimbang pada desain, karena adanya background yang membuat desain terlihat lebih berkarakter.

Space

Space merupakan unsur desain yang memberikan jarak pada satu bentuk dengan bentuk lainnya. Space antara satu bentuk desain dengan yang lainnya ini membantu memberikan kesan yang estetik pada desain. Dalam desain, ruang atau space ini akan berfungsi untuk membantu memberikan kesan yang nyaman, sehingga mampu menarik perhatian siapapun yang melihatnya.

Warna

Warna merupakan unsur utama pada desain yang mampu menarik minat orang-orang yang melihatnya. Untuk itu, dalam membuat desain, penting sekali memperhatikan setiap perpaduan warna yang ingin digunakan, karena semakin tepat penggunaan warna, maka desain yang dihasilkan juga akan semakin berkualitas. Tak hanya itu, dengan warna yang tepat pada desain tentu juga akan mempermudah orang-orang memahami apa pesan yang terkandung di dalamnya, dan hal itu pasti akan menjadi daya tarik tersendiri.

Gelap terang

Gelap terang merupakan unsur yang tak kalah pentingnya dengan warna. Gelap terang pada desain itu memiliki fungsi yang memberikan kesan kedalaman, serta memberikan efek benda tiga dimensi pada desain. Tak hanya itu, dengan adanya gelap terang pada suatu desain, juga berfungsi memberikan kesan visual yang tampak lebih dramatis, sehingga menambah kesan menarik bagi siapapun yang melihatnya.

Yuk Kenali Jenis dan Manfaat Desain Grafis

Yuk Kenali Jenis dan Manfaat Desain Grafis

(Foto : Pixabay.com)

 

Di zaman sekarang, mendengar kata desain grafis tentu bukan hal asing lagi. Karena hampir seluruh perusahaan membutuhkan jasa ini. Lalu sebenarnya apasi pengertian desain grafis itu, lalu apa saja manfaatnya dan jenis-jenis dari desain grafis itu bagaimana ya? Yuk simak uraian artikel ini.

Desain grafis merupakan suatu proses komunikasi yang disalurkan dalam berbagai elemen visual yang meliputi tulisan, bentuk ataupun gambar yang diciptakan. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menyampaikan suatu pesan ataupun makna tersendiri. Dengan adanya desain grafis ini tentu memberikan manfaat, misalnya seperti membangun sebuah citra positif sebuah perusahaan ataupun brand. Tak hanya itu saja, semakin menarik suatu desain grafis tentu akan semakin meningkatkan daya tarik calon konsumen sehingga membuat mereka penasaran dan tertarik untuk membeli produk dijualkan.

Nah setelah membahas pengertian dan manfaat dari desain grafis, Dukref Productiom juga akan memberikanmu informasi terkait jenis-jenis apa saja yang terdapat dalam desain grafis.

Art Director

Art Director adalah desainer yang berfokus membuat karya-karya seni dari komputer yang nantinya akan digunakan sebagai visual effects. JUntuk menjadi Art Director, kamu perlu menguasai beberapa software seperti Photoshop, Corel draw, Art creator, dan Photo Paint. Jadi bagi kamu yang memiliki ketertarikan dibidang perfilaman, foto editing, ataupun seniman visualisator wajib menguasai software-software tersebut ya.

Integrated Desainer

Integrated Desainer adalah desainer yang berfokus membuat program seperti game, web desain, dan lain sebagainya. Desainer seperti ini tentu tak bisa sembarangan, karena harus memahami betul semua elemen pada desain. Jadi untuk kamu yang tertarik berkerja dibidang industri informatika, mulai dari sekarang pelajari semua elemen yang ada pada desain ya.

Editor

Editor adalah desainer yang berfokus membuat sampul, banner, cover buku, brosur, pin, logo, kartu, dan lain sebagainya. Nah untuk menggeluti bidang ini, kamu wajib menguasai beberapa hal seperti Corel draw, Ilustrator, Adobe Photoshop, dan lain-lainnya.

Animator

Animator adalah desainer yang berfokus pada bidang iklan, film fantasi, ataupun motion graphic. Untuk menggeluti bidang ini tentu tak bisa sembarangan, karena kamu harus memiliki pengetahuan yang tinggi serta penguasaan software yang tinggi pula. Nah jika kamu tertarik untuk menjadi Animator, mulai saat ini pelajarilah Adobe Flash, Corel Rave, Gif Animator, Macromedia Flash, After Effect, dan lain sebagainya.

Drafter

Drafter adalah desainer yang berfokus untuk membuat arsitektur dan juga rancang bangunan. Bidang ini akan digunakan untuk keperluan pembuatan suatu bangunan yang memerlukan rancangan dan ketelitian yang tinggi. Nah untuk menjadi seorang drafter kamu harus menguasai beberapa software seperti Archicad, Autocad, Architecture, ataupun 3d revit.