5 Tips Desain Grafis Untuk Anda yang Masih Pemula

menjadi seorang desainer
sumber foto: freepik

Seni dan teknologi merupakan kolaborasi yang epik pada zaman digital ini. Seni dapat memvisualisasikan teknologi yang ada dengan sangat baik sehingga memudahkan pengguna dalam berinteraksi dengan teknologi tersebut.

Seni yang dimaksud dalam hal ini adalah seni grafis atau yang biasa disebut juga dengan desain grafis. Dengan memanfaatkan desain grafis, aplikasi yang dibuat dapat lebih interaktif dengan pengguna. Selain itu, informasi yang diberikan juga lebih jelas dan maknanya dapat tersampaikan dengan baik melalui visualisasi yang menarik. Oleh karena itu, desain grafis merupakan suatu elemen yang penting pada era digital ini, terlebih untuk mendukung teknologi yang ada semakin ramah dengan pengguna.

Desain grafis dapat dimanfaatkan untuk beberapa hal seperti UI/UX design, social media content, web design, dan lain-lain. Selain itu, desain grafis juga dapat dimanfaatkan untuk mendukung suatu bisnis sebab pada dasarnya seni ini bertujuan untuk persuasif (mengajak), dan memberikan informasi atau perintah. Oleh karena itu, pekerjaan sebagai graphic designer sangat dibutuhkan oleh perusahaan baik yang berskala besar maupun kecil. Penting bagi anda untuk memiliki kemampuan ini. Namun, apabila anda masih awam dan tidak tahu harus belajar dari mana, berikut ini adalah beberapa tips desain grafis untuk pemula.

 

1. Kenali Dasar Desain Grafis

 

Tips pertama untuk belajar desain grafis adalah dengan mengenali dan memahami dasar-dasar dari desain grafis itu sendiri. Dengan begitu anda dapat mengetahui elemen dan prinsip dari sebuah desain. Lalu, apa saja elemen dan prinsip desain? Melansir dari kreativv.com, terdapat 6 elemen desain yaitu, line, shape, color, texture, value, dan space. Line atau garis berfungsi untuk memperkuat konsep desain. Garis memiliki berbagai bentuk seperti panjang, pendek, lurus, tipis, dan lain-lain. Tentunya setiap bentuk garis tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Maka dari itu, penting bagi anda untuk mengetahui fungsi dari bentuk tersebut.

Adapun elemen lainnya yaitu shape atau bentuk yang berfungsi untuk membuat point of interest atau dalam kata lain membuat satu sisi tertentu terlihat lebih menonjol. Sedangkan color atau warna fungsinya untuk mengikat emosi audiens, value atau nilai untuk memberikan makna lebih dalam, dan space berfungsi untuk memberikan ruang yang enak dipandang untuk mata. Fungsi dari elemen-elemen tersebut harus anda ingat di luar kepala agar bisa meningkatkan sense anda dalam mendesain.

Selanjutnya adalah prinsip desain. Hasil dari elemen yang anda terapkan di dalam desain memunculkan prinsip secara alami. Prinsip tersebut adalah Balance atau keseimbangan tata letak, Dominance and priority yang fungsinya untuk menentukan prioritas informasi dan desain, proporsi sebagai skala perbandingan, kontras yang berguna untuk pembeda tiap elemen, ritme sebagai pengulangan yang membentuk pola, dan harmony dan unity atau Keserasian bentuk, warna, dan elemen desain. Sama seperti elemen, prinsip juga memiliki 6 bentuk yang memiliki fungsi yang berbeda-beda pula.

2. Pelajari Aplikasi Untuk Membuat Desain Grafis

 

Setelah anda memahami dasar-dasar dari desain, tips selanjutnya yang bisa anda lakukan adalah dengan mempelajari aplikasi untuk membuat desain itu sendiri. Ada banyak sekali aplikasi yang bisa digunakan mulai dari yang berbayar hingga gratis. Setiap aplikasi juga memiliki fungsi-fungsi yang berbeda. Seperti halnya Adobe Photoshop, Affinity Designer, dan Gimp yang berfungsi untuk desain gambar dan manipulasi foto. Aplikasi Adobe Lightroom, Luminar, dan Affinity Photo yang berfungsi untuk mengedit hasil dari fotografi. Aplikasi Corel Draw, Inkscape, dan Adobe Fresco untuk menggambar digital. Aplikasi Adobe Illustrator yang berfungsi untuk desain ilustrasi berbasis vektor. Aplikasi Adobe XD dan Figma untuk membuat desain UI/UX. Dan masih banyak lagi aplikasi desain lainnya.

Penting bagi anda untuk mengetahui cara menggunakan aplikasi tersebut untuk membantu anda membuat desain yang menarik. Sesuaikan juga aplikasi dengan bidang desain yang ingin anda pelajari dan spesifikasi perangkat yang anda punya. Misalnya anda ingin mempelajari desain UI/UX maka gunakanlah aplikasi Adobe XD atau Figma. Tentunya hal tersebut untuk memudahkan anda dalam mengerjakannya. Meskipun sah-sah saja apabila anda menggunakan aplikasi yang lain. Akan tetapi, dengan memanfaatkan aplikasi yang tepat dapat mempercepat dan memudahkan anda belajar mendesain. Untuk mempelajarinya pun tidaklah sulit. Anda bisa menonton tutorial di Youtube atau meminta teman anda yang sudah paham untuk mengajarkannya kepada anda.

3. Berlatih Membuat Desain

 

Desain yang bagus tidak datang hanya dari beberapa latihan saja. Anda harus terus berlatih dan menumbuhkan karakter layaknya seorang designer agar dapat menghasilkan karya yang bagus. Melansir dari uprint.com, 5 karakter yang harus anda punya jika ingin menjadi designer yang hebat adalah kemampuan berkomunikasi, rasa ingin tahu yang besar, gairah untuk menghasilkan karya yang bagus, open minded, dan Reliability serta problem solving. Dengan menumbuhkan karakter tersebut pada diri anda akan membuat anda menjadi designer yang hebat. Tentunya harus diimbangi dengan konsisten dalam berlatih. Selain itu, anda dapat mengoleksi dan mengumpulkan desain-desain yang bagus dan sesuai dengan zaman sekarang untuk menjadi inspirasi. Anda dapat menemukannya di internet seperti halnya Pinterest atau yang lainnya. Tipsnya adalah anda dapat membedah desain tersebut dan membandingkannya lalu buat ulang desain tersebut sesuai dengan apa yang anda inginkan.

 

4. Melakukan Riset

Ketika anda mengalami kesulitan atau tidak mendapatkan ide dalam mendesain, hal yang perlu anda lakukan adalah dengan riset. Anda bisa mencari dan mempelajari desain milik orang lain yang menurut anda bagus. Banyak sekali platform di internet yang menyediakan contoh-contoh desain yang anda perlukan. Anda hanya harus tekun dalam mencari dan mempelajarinya. Selain itu, anda juga harus mencari tahu mengenai selera audiens yang anda targetkan untuk melihat desain anda. Sehingga desain bisa disesuaikan dengan target agar karya yang anda buat tersebut dapat diterima dan disukai oleh audiens. Melakukan riset juga dapat membuat anda mengetahui tentang desain yang kekinian.

 

5. Terima Masukan dan Saran

Hal yang tidak kalah pentingnya adalah selalu menerima kritikan, saran, ataupun masukan dari hasil desain anda. Desain yang menurut anda sudah bagus dan menarik belum tentu di mata orang lain juga begitu. Anda dapat meminta saran dan kritik dari designer yang berpengalaman. Dengan menerima masukan seperti itu dapat membuat anda lebih berkembang. Selain dari designer yang telah berpengalaman, anda juga dapat meminta masukan dari teman, kerabat, keluarga atau pengikut di media sosial anda. Karena target desain kita sebenarnya bukanlah para designer. Akan tetapi, penting juga bagi anda memahami bahwa desain adalah sebuah karya yang subjektif artinya tidak semua orang akan menyukainya walaupun terkadang desain tersebut telah bagus. Oleh karena itu, apabila anda menemukan kritikan yang malah menjatuhkan jangan sampai hal tersebut mempengaruhi mental anda. Tetaplah bersemangat dan berkonsisten dalam berlatih agar karya yang anda buat akan menjadi semakin lebih bagus dari sebelumnya.

Penutup 

Itulah beberapa tips desain grafis untuk pemula yang dapat anda terapkan jika ingin memulai belajar mendesain. Kemampuan desain grafis sangat bermanfaat dan dibutuhkan oleh perusahaan di era digital ini. Maka dari itu, sangat penting untuk mempelajarinya. Jika anda membutuhkan jasa desain grafis untuk mendukung bisnis anda, maka Dukref Production hadir untuk anda. Dengan biaya Investasi yang sedikit dapat memberikan income yang lebih besar dan bisnis anda dapat berkompetisi dengan kompetitor di era digital. Anda juga bisa mendapatkan diskon sesuai dengan paket yang dipilih. Ayo investasikan sekarang!

Ditulis oleh Ferizco Agni, Member Dukref Production